Sekilas Berita Populer

April 22, 2013

Bingung nih mau nulis apa,, tapi ujung-ujungnya tetep aja jarinya ngetik-ngetik sendiri di keyboard.

Ya baiklah, mending mencoba meringkas sedikit beberapa berita yang akhir-akhir ini heboh. Tabrakan bus, isu BBM solar, UNas, dll. Mau ke topik mana duluan ya? Paling dekat sih topik pertama, tabrakan bus.

Lagi-lagi Bus Sumber Mengalami Kecelakaan

sumber-kencono

Kayaknya kok kalau denger berita bus ini menabrak itu sudah menjadi berita biasa di kalangan masyarakat Jawa Timur. Berita terakhir kemarin menyebutkan Bus Sugeng Rahayu menabrak rumah penduduk karena diduga sopir mengantuk dan mengemudi ngebut. Nah!

Bus yang dulunya bernama Sumber Kencono ini juga dikabarkan sering mengalami celaka. Bahkan masyarakat menyebut bus Sumber Kencono menjadi Sumber Bencono. Saking seringnya merek bus ini diberitakan memakan korban, dari mulai korban luka ringan sampai meninggal dunia. Hmmm,, lalu untuk mengurangi stigma “sumber bencono”, pengelola PO mengubah nama bus menjadi Sumber Selamat dan Sugeng Rahayu. Tapi nyatanya usaha pengubahan nama itu belum berujung pada menurunnya tingkat kecelakaan bus tersebut.

Kalo menurut saya sih, mendingan diperbaiki manajemennya, sumber daya manusia-nya, dan sistemnya. Berdasarkan isu yang beredar, manajemen PO ini bersistem target, sehari harus berapa sehingga banyak armadanya saling bersaing lebih cepat dan lebih dulu biar dapet banyak penumpang. Yah,, bole aja sih asal bersaingnya fair. Tapi banyak pengguna jalan yang kadang ngeri waktu liat para sopir PO mengemudikan busnya dgn kecepatan tinggi dan zig-zag, serasa ga mau terhalang apa pun. Klakson pun menghiasi ruang dengar pengguna jalan.

Anyway, semoga pengelola PO bisa menerapkan sistem yang berfokus pada keselamatan dan kenyamanan penumpang. Hey, ga perlu nyampe cepet kali asal bisa nyampe selamet. Cepet tapi kalo risikonya nyawa sih,, lewat deh…

Yak lanjut ke ringkasan berita selanjutnya, seputar UNas.

UNas Tidak Serempak

ujian-nasional-2013

UNas yang notabene agenda tahunan pemerintah ternyata tidak bisa dilangsungkan secara serempak di seluruh provinsi di Indonesia. Well, alasan utama adalah keterlambatan pengiriman naskah soal UNas ke beberapa provinsi di wilayah Indonesia Tengah—kalo ga salah 11 provinsi. Sempat juga saya dengerin wawancara di salah satu stasiun TV swasta yang menghadirkan wamendikbud. Topiknya, daerah yg tidak bisa UNas hari Senin akan dilangsungkan hari Kamis. Saat ditanya apa berani menggaransi hari Kamis di wilayah Kalimantan—kalo ga salah Kaltim ya, yang berpulau-pulau itu—bisa UNas, ternyata jawabannya kok mbulet aja. Simpel aja sih pertanyaannya, tapi jawabannya itu lhooo….

Lalu saat mendengarkan berita di radio, Mendikbud sempat menuding percetakan yang terlambat selesai sehingga UNas tidak bisa serempak. Nah, bagian percetakan balik menuding diknas yang terlambat setor materi soal. Kalo kayak gini sih berasa jaring makanan ya,,, hmmm…. Sampai akhirnya pak menteri bilang “tidak usah mencari kambing hitam, kesalahan ada di pihak saya”– -itu intinya sih, saya ga ngerti tepatnya pak menteri ngomog gimana. Epic deh,, ndengerin pak menteri satu ini. Selain orangnya kontroversial, kebijakannya juga kontroversial.

Kalau zaman saya dulu masih sekolah sih, kalo ada siswa yang ketauan hamil, terlibat narkoba atau tindak kejahatan ya sudah, tidak berhak ikut ujian. Lha zaman sekarang malah dibelain mati-matian sampe ujian di balik jeruji pun bisa. Jadi kalau opini saya sih,, ga perlu ada pelajaran moral di sekolah,, toh nanti ujung-ujungnya saya tetep bisa ujian meski ketauan narkoba ato hamil. Yang penting kan saya bisa ngerjain soalnya. Ga perlu lah saya ngikutin pelajaran moral. Apa karena sekarang ga ada matpel Pendidikan Moral Pancasila? Dulu ngetren banget itu,, terus diganti jadi PPKN. Asal nilai saya bagus, moral itu urusan belakangan, yang laku dijual kan nilai akademis ya, bukan nilai moral. Buktinya Aceng aja meski udah ketauan berbuat amoral masih aja punya pendukung untuk nyalon lagi. Xixiixixi,, ajiiiiibb.

Sori melenceng jauh dari topik. Balik ke soal UNas, ternyata hari Kamis pun masih ada juga yang ga bisa UNas. Aduh,, kasian banget sihh… dan akhirnya mundur lagi jadi hari Jumat. Ahaha,, mental murid yang mau UNas kudu baja deh,, biar ga setres klo ternyata ujiannya mundur. Itu untuk kasus UNas SMA dan sederajat. Waktu UNas SMP kemarin diberitakan pengiriman soal ke daerah yang rawan keterlambatan menggunakan jasa Hercules. Eahh,,, ga dari kemarin aja kali manfaatin fasilitas. Tapi ya untungnya udah ada tindakan antisipasi, daripada ga ada sama sekali dan ada banyak anak SMP yang ga bisa UNas.

Saya punya bayangan, gimana kalau misalnya, saat dikabarkan ada beberapa daerah yang belum menerima naskah soal UNas, pak menteri akhirnya menunda pelaksanaan UNas di seluruh wilayah Indonesia sampai naskah soal sampai semua ke daerah yang sulit dijangkau. Okelah, kok kesannya malah mengikuti yang sedikit daripada yang banyak. Tapi saya rasa itu lebih adil ketimbang ada yang duluan dan ada yang belakangan. Kecuali kalo memang jadwalnya bertahap, di wilayah Indonesia Barat tanggal sekian sampai sekian, di Indonesia Tengah tanggal sekian sampai sekian, dan demikian juga untuk Indonesia Timur. Kalau ada penjadwalan bertahap kan berarti memang tidak serempak di Indonesia gitu.

Next topic, isu kenaikan BBM, kelangkaan solar, dll.

Solar Langka, Pembelian Dibatasi

Solar-Habis

Topik panas lainnya yang menjadi perhatian masyarakat adalah rencana pemerintah mengurangi subsidi BBM. Opsinya adalah menaikkan harga BBM dengan kompensasi, pembagian BBM untuk kendaraan pribadi dan umum, dan apa lg ya, lupa saya.

Sebagian masyarakat sepakat kalau harga BBM dinaikkan dengan kompensasi. Nah, kompensasinya ini, berbeda-beda untuk masing-masing pemberi saran. Diantaranya, kenaikan BBM dengan pengurangan pajak kendaraan bermotor, kenaikan BBM dengan kompensasi perbaikan kualitas BBM dan sarana jalan, dan kenaikan BBM dengan kompensasi perbaikan sarana angkutan umum.

Dan isu yang paling santer adalah kelangkaan solar yang dibuktikan dengan kosongnya stok solar di banyak SPBU dan kendaraan berbahan bakar solar yang antriannya sampai berkilo-kilometer di SPBU yang solarnya masih tersedia. Kalaupun ketemu dengan SPBU yang masih punya stok solar, belinya pun dibatasi biar semua kebagian.

Hmmm… ada salah satu pemberi saran yang punya angan-angan kalau Indonesia bisa seperti Singapura yang layanan angkutan publiknya sangat baik sehingga ga ada warga yang enggan naik angkutan umum. Atau seperti Australia yang pajak kendaraannya sangat tinggi sehingga menekan jumlah kendaraan pribadi dan mau tidak mau memaksa warga beralih ke angkutan umum, tapi ya memang layanan angkutan umumnya harus supercanggih sih, misalnya ndak ngetem lama, berhenti di tempat yang seharusnya—ga tiap tikungan berhenti terus nunggu penumpang.

Nah ya, karena saya ga begitu ngikuti perkembangan berita BBM, saya menunggu aja keputusan pemerintah tentang BBM ini.

Sekian sekilas ringkasan berita yang menjadi perhatian saya akhir-akhir ini. Saya punya opini, yang lain juga punya opini. Berita di atas sudah saya tambahi dengan opini saya lho,, hehhe… pendapat saya tentang topik terkait.

One Response to “Sekilas Berita Populer”


  1. Baiklah… mulai Sumber Ciloko, UN sampe Kelangkaan Solar. Tiga topik paling hangat yang sering muncul di media akhir2 ini. ga bisa ngasih opini banyak soalnya 99,9 % sama seperti yang udah ada di atas.

    tentang UN, emang lebih baik dihilangkan aja. Sebenernya buat apa sih UN dijadikan tolok ukur kelulusan seorang siswa. Bukannya yg paling tahu perkembangan siswa itu para guru, ya? Masa sekolah sekian lama penentuan akhirnya cuma 4 hari. Rugi banget.

    Mengenai Solar. ya semoga pihak2 yang terkait bisa menemukan solusi untuk masalah ini secepatnya. Capek bo macet di jalan dan jadi horor klo mau ke SPBU ==


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: