Indonesia Darurat Asap

October 7, 2015

Baiklah, topik random malam ini adalah tentang ‘indonesia darurat asap’ asap yang melanda beberapa wilayah Indonesia. Bahkan asapnya sudah bertebaran ke negara tetangga Singapura, Malaysia, dan Thailand. Oh wow sekali ya asapnya.

Konon menurut cerita beredar, asap ini disebabkan karena kemarau panjang dan efek El nino sehingga menimbulkan beberapa titik api di hutan Indonesia di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Sayangnya, asap yang sudah menghantui sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan ini diperparah dengan adanya oknum-oknum—baik perorangan maupun perusahaan—yang dengan sengaja membakar lahan. Katanya sih, biaya pembakaran lahan lebih murah dibandingkan kalau membersihkan lahan dengan cara yang sesuai prosedur.

Saya kurang paham sudah berapa lama asap pekat menghantui wilayah Sumatera dan Kalimantan. Dari berita yang di-share di Facebook tampaknya masalah ini tidak atau belum ditanggapi dengan serius oleh pemerintah—kurang paham juga pemerintah yang mana, daerah atau pusat. Sudah banyak komplain diajukan ke yang terhormat bapak presiden, tapi masih belum ada tindakan nyata.

dari fb @Widya Puteri

Source: fb @Widya Puteri

share fb @Tiara Yonanery

Source: fb @Venny Sartika

Berita terakhir, yang terhormat bapak presiden sudah blusukan ke salah satu daerah asap. Fotonya pun sudah beredar di media. Namun, banyak yang menganggap itu hanya sebuah pencitraan. Ditambah lagi dengan pemberitaan komentar bapak wakil presiden yang menanggapi komplain dari negara tetangga yang terkesan meremehkan.

presiden blusukan asap

Source: Tribunnews

Wahai bapak-bapak dan ibu-ibu yang duduk di pemerintahan baik daerah maupun pusat, ini daerah terdampak asap sudah hidup dalam lingkungan yang tidak layak. Sekolah pun sudah diliburkan karena asap semakin pekat. Oke, anggap saja penduduk dewasa tidak terlalu mengkhawatirkan, tapi bagaimana dengan anak-anak, balita, dan bayi? Berdasarkan berita sudah ada beberapa korban meninggal akibat langsung dan tidak langsung asap ini, meski pemerintah membantah tidak ada bayi yang meninggal karena asap.

dari fb @Hesty Syani Barrett

Source: fb @Hesty Syani Barrett

Saya baca di berita juga, negara tetangga sudah menawarkan bantuan untuk menanggulangi asap. Oh, tapi mengapa para pejabat menolak? Sudah cukupkah sumber daya, sarana, dan prasarana kita mengatasi ribuan titik api di hutan yang luas itu? Mengapakah demikian adanya? Jawabannya ada di pemerintah sendiri, mengapa. Bahkan dari sekian banyak protes dari orang-orang yang mengalami langsung efek asap pun tidak digubris. Lalu foto-foto di hutan yang berasap itu maksudnya apa? Banyak yang menduga itu hanya pencitraan saja. Semoga tidak benar adanya ya yang terhormat bapak presiden.

Rakyat terdampak masih beruntung ada bantuan yang mengalir untuk masker dan oksigen, tapi sampai berapa lama? Semoga kasus asap ini cepat terselesaikan dan ada tindakan nyata dari pemerintah daerah dan pusat. Jangan sampai rakyat menderita tapi para pejabatnya malah seru berdebat tentang kenaikan tunjangan. Hello,, coba tukar tempat tinggal deh, bapak dan ibu pejabat yang tinggal di wilayah terdampak asap dan penduduk terdampak asap tinggal di rumah bapak dan ibu pejabat.

Mari tetap berdoa dan membantu sebisanya untuk wilayah terdampak asap, semoga hujan cepat mengguyur dan meredam titik api. Semoga para pelaku pembakaran hutan mendapat hukuman setimpal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: